« Ayo, wujudkan franchise lebih baik! | Home | The Best Franchisee Experience »
”Gethok Tular” powerfull mendorong awareness
By Tri Raharjo | December 27, 2007
Aktifitas word of mouth marketing, diakui powerfull mendorong awareness, merebut kepercayaan customer dan bahkan merebut hati calon franchisee. Apa saja yang harus diperhatikan?
Bread Talk dan J.CO acap kali dijadikan contoh sukses dalam melakukan kegiatan word of mouth atau gethok tular. Besutan pebisnis salon Johny Andrean dalam membesarkan butik roti Bread Talk dan J.CO Donuts & Coffee membuat banyak orang berdecak kagum. Betapa tidak, efek antrian konsumen menjadi perbincangan banyak orang, bahkan semakin membuat penasaran orang untuk mencicipinya. Tidak hanya antrian panjang pembeli, tapi juga banyak para investor yang melirik merek tersebut.Tak kalah seru, Burger King sejak dibuka kembali April silam di beberapa milis marketing juga hangat diperbincangkan. Kehadirannya kembali di Indonesia mampu menjadi sorotan banyak media. Tak pelak, antrian panjang customer masih dirasakan ketika saya mengunjungi Burger King di Senayan City akhir September silam.
Disengaja atau tidak, beberapa merek lokal juga saya amati melakukan word of mouth. Sebut saja Auto Bridal, Mei silam membuat kejutan spektakuler, bertempat di Hangar Air Craft Services Bandar Udara (Bandara) Husain Sastranegara Bandung, menggelar acara “Cuci Pesawat dengan Ice Cream.” Kedua Alfamart, Alfamart belum lama ini menggelar acara jalan santai wanita dan berhasil memecahkan rekor MURI dengan jumlah peserta sekitar 6.123 peserta wanita. Dan tentunya ide-ide seperti ini, membuat decak kagum dan perbincangan banyak orang.Untuk itu, kepiawaian franchisor dalam membuat word of mouth mutlak diperlukan.
Terlebih beberapa tahun belakangan ini word of mouth menjadi sebuah komunikasi pemasaran yang bisa direncanakan layaknya komunikasi pemasaran lainnya. Word of mouth juga diakui powerfull mendorong awareness, merebut kepercayaan customer dan bahkan merebut hati calon franchisee. Hal ini juga tercermin dalam sebuah penelitian oleh Franchise Council of Australia, tehnik-tehnik mendapatkan franchisee melalui word of mouth / rekomendasi franchisee, menduduki peringkat kedua setelah website. Ini membuktikan bahwa efek word of mouth patut menjadi bahan pertimbangan guna merebut hati franchisee-franchisee baru.Untuk itu, upaya membangun hubungan baik dan membuat franchisee Anda happy, menjadi modal utama word of mouth.
Saya melihat, Ada beberapa faktor franchisee merekomendasikan franchise Anda ke pihak ketiga. Pertama, mereka menyukai franchise Anda. Kedua, mereka merasa senang dan puas berinvestasi di bisnis Anda dan Ketiga, mereka merasa menjadi satu bagian dari sebuah keluarga besar di bisnis Anda. Selain franchisee tak kalah penting juga bagaimana merebut hati konsumen.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menciptakan word of mouth antara lain: Merumuskan dan menciptakan kegiatan positif yang spektakuler sehingga orang membicarakan merek Anda. Membuat sesuatu hal yang baru sehingga membuat konsumen terkejut dan ingin membeli produk Anda. Membuat iklan yang menarik atau lucu sehingga orang memperbicangkan iklan Anda. Dll.
Word of mouth di era sekarang semakin dibutuhkan. Kenapa? Selain sebagai penunjang pendekatan komunikasi seperti iklan dan sejenisnya, word of mouth dari sisi biaya relatif lebih hemat dan secara pesan lebih kredibel. Tapi tentunya harus dilakukan dengan cermat. Sebab, Saya juga melihat bahwa word of mouth juga bisa menjadi pedang bermata dua. Kenapa? Karena efek dari word of mouth bisa positif maupun negatif. “Gethok Tular” akan positif manakala franchisee ataupun konsumen terpuaskan. Ini akan memberikan efek positif dan akan mengatakan kemana saja. Sebaliknya franchisee atau konsumen yang dikecewakan akan menjadi bomerang bagi franchise Anda. Selamat berbisnis!
Salam Franchise,
Tri Raharjo, Pemimpin Redaksi
Majalah Info Franchise
www.majalahfranchise.com
Popularity: 4% [?]
Topik: Salam Franchise |
Artikel Terkait:
- Tren Franchise 2010
- Mampukah ToniJack’s mengalahkan Mc Donalds?
- Waralaba layak cermati pemasaran online
- Investigate sebuah perencanaan pemasaran franchise
- All Out Branding
Comments
You must be logged in to post a comment.












