Header

« ”Gethok Tular” powerfull mendorong awareness | Home | Berebut “kecap No. 1” »

The Best Franchisee Experience

By Tri Raharjo | December 27, 2007

IFO 2007 merupakan potret keberhasilan dari industri franchise di Indonesia. Apa kiat & strategi para Top 10 finalis Indonesia Franchisee of The Year 2007?

Respon positif dari berbagai pihak atas penyelenggaraan Indonesia Franchisee of The Year (IFO) 2007 sungguh membanggakan. Konsep yang saya gagas satu tahun silam, telah menuai hasil, 30 franchisee terbaik telah terpilih. Mereka adalah insan-insan pilihan yang telah menyisihkan puluhan bahkan ratusan franchisee dari masing-masing merek. IFO 2007 merupakan potret keberhasilan dari industri franchise di Indonesia. Hemat saya, para praktisi franchise perlu merenungkan apa saja yang dilakukan franchisee, licensee atau partner terbaiknya.

Selain itu, tentunya franchisor harus melihat perspektif yang lebih jauh, bahkan jika memungkinkan ajak franchisee terbaik Anda untuk sharing experience didepan franchisee-franchisee yang lain. Saya yakini, best practice ini akan menstimulasi seluruh franchisee Anda dalam pengelolaan gerainya. Bahkan bukan hanya itu, tentunya berkaca dari potret keberhasilan ini, franchisor dapat menentukan langkah-langkah yang positif bagaimana memenej franchisee Anda kedepan.

Kalau saya amati dari Top 10 Finalist Indonesia Franchisee of The Year 2007 ada beberapa kesamaan cara pandang dan langkah-langkah strategis bagaimana mereka mendaki tangga kesuksesannya. Saya mencoba menyederhanakan menjadi 8 kiat yang dilakukan finalis Indonesia Franchisee of The Year 2007, mereka melakukan dan memandang dalam pengelolaan outlet franchise sebagai berikut:

  1. Mencurahkan perhatian total terhadap bisnisnya, kontrol dan monitor gerai secara maksimal dan berkala. Senantiasa menjalin kerjasama yang baik dan tidak menyerahkan sepenuhnya nasib usahanya kepada franchisor.
  2. Memandang karyawan merupakan aset perusahaan, karyawan adalah keluarga dan karyawan adalah pemilik perusahaan. Membekali pengetahuan karyawan menjadi tenaga-tenaga yang terampil dan berkualitas, serta memberikan kepercayaan pada karyawan & jenjang karir dan lakukan program menarik seperti: outing program untuk memotivasi karyawan dan selalu membuat karyawan happy, semangat kerja tinggi.
  3. Dalam kompetisi bisnis kompetitor merupakan suplemen, dan bagaimana membuat beda dengan kompetitor.
  4. Melakukan creative promotion dengan biaya yang ringan Mis: Stiker Ad, Sebarkan voucher atau hadiah terutama kepada tokoh-tokoh masyarakat sekitar. Melakukan berbagai kerjasama dengan media lokal untuk mengisi suatu rubrik. Bahkan zero adverstising cost, dengan selalu mengkomunikasikan produk-produk unik dan menarik yang diciptakan kepada teman-teman media.
  5. Mengenal & menguasai target market. Memetakan calon pelanggan individual dan corporate baik institusi swasta maupun pemerintah sebagai pilar penjualan.
  6. Mengedepakan pelayanan prima terhadap pelanggannya, bahkan memandang setiap pelanggan mempunyai pribadi yang unik maka diperlukan individual services dan memahami apa yang diinginkan pelanggan, bahkan membuka outlet 24 Jam.
  7. Memastikan dan menjaga kualitas produk atau services yang ditawarkan sesuai dengan standarisasi franchisor.
  8. Menjaga efisiensi dengan bijak dan mengatur keuangan secara professional. Selalu menganalisa arus kas dan margin keuntungan, sistem persediaan dan pemesanan barang, hingga pola belanja pelanggan.

Dari ajang ini saya berharap timbul pola pikir baru (new mind set), akan kesuksesan di bisnis waralaba khususnya franchisee. Ajang ini sekaligus koreksi terhadap para franchisor dan para franchisee akan potret keberhasilan dalam bisnis waralaba. Untuk itu saya mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang IFO 2007 dan sampai jumpa dalam Ajang Indonesia Franchisee of The Year 2008, yang kami rencanakan Agustus 2008.Salam Franchise,

Tri Raharjo Pemimpin Redaksi

Majalah Info Franchise

Popularity: 4% [?]

Topik: Salam Franchise |

Artikel Terkait:

Comments

You must be logged in to post a comment.