Header

« Franchisee ’’Naik Pangkat’’ jadi franchisor | Home | Konvensional No, Franchise Yes »

Franchise 2009

By Tri Raharjo | December 30, 2008

Terjadinya krisis keuangan global yang melanda dunia agaknya mulai menggerus beberapa sektor bisnis di Indonesia. Sektor franchise, diyakini beberapa pengamat franchise akan tetap tumbuh di tahun 2009. Saya kira asumsi tersebut sangat beralasan, terlebih berkaca dari kejadian krisis moneter tahun 97-98 bisnis waralaba mengalami kenaikan yang sangat tajam. Banyaknya pemutusan hubungan kerja dan pengangguran, malah berimbas mendorong bisnis franchise tumbuh signifikan.

Apalagi arus informasi mengenai bisnis franchise, dapat diakses dimana-mana baik lewat majalah, pameran franchise, internet, TV, blog, surat kabar, radio, media social, bahkan melalui berbagai seminar franchise yang marak belakangan ini. Dengan terbukanya ruang informasi ini sudah pasti memudahkan calon investor dalam mencari peluang bisnis.

Jika Anda mencari peluang bisnis di saat krisis global seperti saat ini, franchise merupakan pilihan yang tepat! Pola franchise, menjadi alternatif yang jauh lebih baik dibanding membuka bisnis sendiri. Melalui waralaba, setidaknya Anda mengantongi beberapa keuunggalan antara lain: Anda menggunakan merek yang relatif sudah dikenal publik dan menguntungkan, Kedua Anda menggunakan system yang sudah teruji. Ketiga, Anda akan dibimbing dan diajarkan oleh franchisor dalam menjalankan bisnisnya. Keempat, Adanya support bahan baku dan tentunya adanya pemasaran nasional, dan masih banyak lagi.

Dengan berbagai keunggulan diatas, tentunya tingkat resiko kegagalan dalam membangun bisnis dapat ditekan. Tapi tentunya dalam memilih merek franchise diperlukan tingkat kehati-hatian. Invetigate before investing adalah langkah yang sangat tepat sebelum menentukan pilihannya. Cari franchise-franchise yang memiliki reputasi baik dan tentunya dalam kondisi krisis global semacam ini, komitmen dukungan dari franchisor mutlak untuk diperhitungkan.

Franchise 2009

Memasuki tahun politik 2009, agaknya tidak menyurutkan para pemain EO pameran franchise untuk membuat agenda pamerannya. Jakarta tetap ada tiga buah pameran besar, selain Jakarta ada Bandung, Jogjakarta, Semarang dan Surabaya. Dengan adanya pameran tersebut jelas bahwa akan membantu franchisor dalam melakukan ekspansi bisnisnya.

Jika kita lihat, kecenderungan waralaba yang dipilih investor masih relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya, waralaba low invesment & waralaba investasi sedang tetap akan menjadi incaran calon investor. Selain itu, saya juga melihat animo untuk memfranchisekan usaha juga semakin tinggi. Bahkan dari catatan kami kurang lebih 50an merek baru memfranchisekan usaha-nya setiap semesternya. Pastinya, akan tumbuh muka-muka baru di bisnis franchise yang lebih banyak.

Di 2009, juga akan diwarnai makin bertambahnya beberapa merek lokal yang aktif menjajaki pasar regional, terlebih masuknya beberapa merek franchise lokal Indonesia yang sudah masuk ke Malaysia, ini akan memicu franchise-franchise lain untuk mengikuti-nya.

Catatan!

Waralaba di 2009, Dituntut lebih kreatif dan bijaksana dalam menghadapi krisis global serta anjloknya nilai tukar rupiah.

Bagi franchisor, langkah-langkah antisipasi terhadap krisis global agaknya tidak bisa terelakan lagi. Terlebih beberapa bisnis yang bahan bakunya import dengan fluktuasi dolar yang terus meningkat hal ini akan berimbas kepada profit Anda. Hal tersebut jelas akan menjadi ancaman serius untuk segera diselesaikan. Apalagi kebijakan menaikan harga dalam situasi seperti ini tidak menguntungkan. Agaknya konsolidasi terhadap jaringan bisnis franchise Anda lebih lebih ditingkatkan untuk melindungi franchisee-franchisee Anda.Bagi Franchisee, ide-ide kreatif untuk meningkatkan penjualan mutlak dijalankan. Lakukan ikat pinggang terhadap pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting, atur cashflow dengan baik dan pastinya membangun tingkat kepuasan pelanggan yang lebih baik sangat diperlukan. Selamat Natal & Tahun Baru 2009. Selamat berbisnis!

Salam Franchise,
Tri Raharjo, Pemimpin Redaksi
Majalah Info Franchise
www.majalahfranchise.com

Popularity: 16% [?]

Topik: Lain-Lain, Salam Franchise |

Artikel Terkait:

Comments

You must be logged in to post a comment.