Header

« Brand Building di Bisnis Franchise | Home | Belajar dari “Hamburger University” »

Support Franchisor, “Nyawa’’ bagi Franchisee

By Tri Raharjo | May 17, 2009

Support yang super bagi franchisee, mutlak tidak bisa dihindarkan. Kurang komitmen memberikan support bisa-bisa franchisee Anda tutup ditengah jalan.  Bagaimana membangun support yang super?

Mengunjungi dibalik layar usaha waralaba sangatlah menarik. Betapa tidak, setiap saya bersama tim redaksi Majalah Info Franchise melakukan visit ke perusahaan-perusahaan franchise banyak pembelajaran yang positif. Salah satunya bagaimana mereka memberikan support terbaik pada franchisee mereka. Dalam artikel ini saya mencoba menyederhanakan setiap langkah yang mereka lakukan pada franchisee-franchisee mereka.

Perlu dicatat bahwa, sebuah sistem waralaba akan berkembang dengan kuat jika ada dukungan oleh franchisee yang mandiri. Mengajarkan cara mandiri dengan memberikan berbagai pelatihan dan support yang baik merupakan kewajiban dari franchisor, terlebih franchisee sudah membayar sejumlah royalti fee setiap bulan.

Ketika awal franchisee bergabung dengan usaha franchise Anda, tentu mereka kurang paham akan manjalankan bisnis Anda. Oleh karenanya, diperlukan bimbingan dan support yang terbaik bagi kelangsungan usaha franchisee atau mitra Anda. Terlebih masa-masa krusial antara 1-6 bulan pertama.

Lalu, seberapa penting memberikan support kepada franchisee Anda? Penting sekali,
•    Pertama, Dengan adanya support franchisor memastikan semua prosedur operasi standar kualitas dijalankan dengan baik sehingga franchisee dapat memberikan services yang terbaik pada costomer.
•    Kedua, Kinerja bisnis franchisee selama lima tahun (sesuai masa kontrak) akan tetap terkontrol dan termonitor dengan baik.
•    Ketiga, Adanya hubungan yang baik sehingga tercipta franchisee akan merasa jadi bagian besar dari bisnis Anda.
•    Keempat, Franchisee akan lebih semangat dan termotivasi dalam menjalankan bisnisnya dan sudah barang tentu akan berujung pada tingkat kepuasan dalam investasi di bisnis Anda.
•    Kelima, Franchisee akan tetap memelihara dan menjaga brand dari franchisor.

Dalam bisnis franchise ada dua jenis support yang diberikan kepada franchisee. Pertama, Support awal ketika sebelum pembukaan outlet. Kedua, Support lanjutan setelah outlet berjalan.  Saya mencoba menyederhanakan menjadi beberapa point penting yang bisa Anda terapkan pada usaha franchise Anda.

1.    Support Awal
Pada awal franchisee akan memulai usaha biasanya seorang franchisor melakukan berbagai hal sebagai berikut:
•    Membantu franchisee mengenai pemahaman mengenai konsep usaha waralaba yang benar.
•    Membantu calon franchisee untuk melakukan survei dan penentuan titik lokasi yang tepat.
•    Franchisor melakukan supervisi atas kesiapan pendirian dan pembukaan sebuah gerai waralaba (baik interior dan eksterior gerai, suplay produk, perlengkapan, dll.)
•    Membantu melakukan rekrutmen karyawan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
•    Memberikan training bagi seluruh karywan franchisee baik training di dalam kelas maupun on job training.
•    Memberikan training bagi franchisee baik training managerial skill, entreprenurship, pengelolaan SDM, lokal marketing, pengeloalaan finance, dll.
•    Melakukan pendampingan pada saat pembukaan gerai selama +/- 2 minggu (tergantung dari jenis usahanya).
•    Memberikan system operasi dan administrasi toko yang sudah teruji akurasinya termasuk instalasi dan training software.
•    Memberikan buku manual dan memberikan cara pemakaian franchise operasional manual sebagai panduan dalam menjalankan operasi bisnis franchisee.
•    Membantu dan memanatau kesiapan marketing pada grand opening store.
•    Dll.

2.    Support Lanjutan

Setelah gerai beroperasi biasanya seorang franchisor melakukan berbagai hal sebagai berikut:
•    Melakukan monitoring atas perencanan marketing
•    Melakukan store visit dan supervisi secara berkala. Contoh: Monitoring bulanan (tergantung dari jenis bisnisnya)
•    Melakukan business review & franchise audit.
•    Melakukan update informasi usaha Anda melalui media online/offline bisa dilakukan dengan rapat-rapat, buletin, majalah dll.
•    Untuk support setiap hari disediakan tim operasional yang dapat membantu permasalahan yang mungkin timbul. Terdiri dari operasional manager, distrik manager dan regional manager.
•    Memberikan training secara berkelanjutan.
•    Memberikan marketing program secara nasional.
•    Management advice untuk continous improvement
•    Apabila ada outlet yang mengalami penurunan akan dibimbing untuk mermperbaiki dan menaikan angka penjualan. Adanya tim recovery untuk merecoveray toko yang tidak mencapai target.
•    Dll.

Di bisnis franchise, franchisor dan franchisee seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Antar keduanya saling membutuhkan sehingga dapat mencapai win-win diantara keduanya dan dapat merasakan keuntungan bersama. Makanya, support untuk kesuksesan franchisee mutlak diperlukan. Perlu ingat, Kesuksesan franchisee merupakan kesuksesan franchisor, kegagalan franchisee adalah kegagalan usaha franchisor. Selamat menciptakan support yang super!

Salam Franchise,
Tri Raharjo, Pemimpin Redaksi
Majalah Info Franchise
www.majalahfranchise.com

Popularity: 7% [?]

Topik: Salam Franchise |

Artikel Terkait:

One Response to “Support Franchisor, “Nyawa’’ bagi Franchisee”

  1. angger Says:
    August 29th, 2009 at 8:33 am

    Artikel yang menarik…!
    Saya juga mengembangkan bisnis franchise.

    Mohon update infonya terus ya…

    Terimakasih, salam kenal….

Comments

Note: This post is over 9 months old. You may want to check later in this blog to see if there is new information relevant to your comment.