Header

« Meraih Market Franchise, Hingga Kabupaten & Kecamatan! | Home | Tren Franchise 2010 »

Mampukah ToniJack’s mengalahkan Mc Donalds?

By Tri Raharjo | December 31, 2009

Sebanyak 13 gerai McDonald’s sudah berubah nama menjadi ToniJack’s Indonesia. Mampukah ToniJack’s mengalahkan Mc Donalds?

Selepas mengisi acara sarasehan entrepreneur muda, 18 Oktober silam di gedung BPPT Jakarta saya menyempatkan diri untuk mampir di resto cepat saji ToniJack’s di bilangan Sarinah Thamrin (Ex. McDonalds).

Terlihat menu yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan konsep McDonalds. Dominasi Ayam goreng dan burger juga masih terlihat. ToniJack’s menghias seluruh dinding dan ornamen toko dengan warna hijau muda dan oranye muda. Kalau dilihat dari logo ToniJack’s bertema bajak laut. Gambar kepala bajak laut lengkap dengan topi dan penutup mata kiri sangat kental didalam logonya.

Namun ada satu hal yang menarik buat saya, betapa tidak pemutusan hak waralaba Bambang N. Rachmadi atas Mc Donalds dan merubah merek jadi ToniJack’s Indonesia tidak membuat customer lari. Bahkan dalam amatan saya waktu itu hampir 75% kursi terisi oleh pengunjung resto tersebut. Ini merupakan suatu hal yang menarik dan menjadi catatan penting bagi franchisor dan franchisee di Indonesia.

Dalam pikiran saya waktu itu cuma ada empat hal yang terlintas kenapa ToniJack’s seramai itu. Pertama lokasinya tidak pindah & sangat strategis membuat ToniJack’s langsung bisa diterima oleh customers lama McDonalds. Kedua, orang masih penasaran untuk mencicipi resto baru terssebut. Ketiga, dari sisi produk yang dijual tidak jauh berbeda dengan Mcdonalds dominasi ayam goreng, burger dan kentang masih kental. Dilihat dari sisi rasa menurut saya tidak jauh berbeda dengan yang lama.

Sengaja saya posting tulisan mengenai ToniJack’s melalui facebook, Mampukah ToniJaks mengalahkan Mc Donalds seperti Jolibee yang unggul dari Mc Donalds di Philipina?

Berbagai komentarpun datang, ada yang menyatakan optimis ada juga yang menunggu waktu. Sahabat saya di FB Maryadi Setiawan menyatakan, ”Dia Sukses dengan MC Donalds dan tidak menutup kemungkinan tangan dinginnya bisa melambungkan ToniJack’s,”ungkapnya.

Namun dimata Pak Andrias Ekoyuono berbeda, ”Lokasi penting, tapi akankah mereka kembali membeli kesitu setelah mencoba? Akankah ToniJacks bisa seramai McD beberapa bulan lagi?

Pak Dedy Kris, mengomentari mengenai hal ini “Semua kembali ke marketingnya. Karena dari sisi produk sudah keren banget inovasinya, tinggal dimana ngenalin ke masyarakat. Isu cinta produk lokal juga bagus buat mengangkat nama ToniJack’s. Hingga ketika nama ToniJack’s tidak asing lagi, konsumen pun akan tertarik. Semoga. Hidup Indonesia.”

Lain lagi Pak, Jhon Rusniawan ”Mengalahkan tentu tidak bisa diukur untuk saat ini Pak karena brand lama sudah mengakar di benak customers, konsepnya sama dengan brand lama butuh satu strategi untuk satu langkah ke depan! Dan satu hal lagi menanamkan rasa cinta kepada produk lokal asli Indonesia.”

Tentu komentar-komentar diatas patut menjadi perhatian ToniJack’s Indonesia. Bahkan kalau Anda sempatkan browsing lewat google banyak sekali orang yang membicarakan mengenai ToniJack’s Indonesia. Ini menunjukan bahwa word of mouth terjadi di masyarakat. Ini merupakan sebuah momen tepat untuk mengangkat merek ToniJack’s Indonesia melambungkan mereknya.

Tidak hanya kekuatan masyarakat yang berbicara namun beberapa media saya amati juga sangat respon terhadap berita besar ini. Terlihat berbagai media cetak maupun online memberitakan hal ini.

Tidak hanya disitu mendengar ToniJack’s Indonesia akan mengembangkan mereknya dengan konsep franchise saya kira langkah yang baik. Namun, Pertanyaanya, Apakah difranchisekan ke luar negeri atau di dalam negeri?

Strategi sukses JCO memfranchisekan keluar negeri bisa jadi berlaku untuk ToniJack’s. Namun, pasar lokal juga big market. Bahkan, terlihat banyak sekali para pembeli waralaba yang ingin membeli hak waralaba Mc. Donalds baik lewat telepon, tatap muka maupun melalui e-mail ke Redaksi Majalah Info Franchise. Ini tantangan tersendiri bagi ToniJack’s untuk menangkapnya. Tentu dengan bergandengan tangan dengan franchisee tidak menutup kemungkinan ToniJack’s berhasil sebagai brand domestik yang bisa bersaing dengan Mc Donalds & KFC.

Saya melihat ToniJack’s sebagai brand domestik yang berimage international memiliki potensi besar. Boleh dibilang ini adalah brand domestik baru yang hendak bertempur melawan resto cepat saji lain yang sudah established di Indonesia. Terlebih pengalaman sukses Bambang Rachmadi dalam mengembangkan Mc Donalds di Indonesia.

Lalu, Mampukah ToniJack’s mengalahkan Mc Donalds seperti Jolibee yang unggul dari McDonalds di Philipina? Ataukah justru menjadi penggalan sejarah bisnis franchise di Indonesia di tengah kejayaan brand asing? Kita Tunggu!

Salam Franchise,
Tri Raharjo, Pemimpin Redaksi
Majalah Info Franchise
www.majalahfranchise.com

Popularity: 11% [?]

Topik: Salam Franchise |

Artikel Terkait:

2 Responses to “Mampukah ToniJack’s mengalahkan Mc Donalds?”

  1. karnia Says:
    February 27th, 2010 at 3:43 pm

    wah..wah….bermanfaat bgt artikelnya..tp klo Toni Jack’s emang produk domestik kenapa namanya Kebarat-baratan gtu yaa?? but after all salam sukses….

  2. Ilseharahap Says:
    March 7th, 2010 at 1:01 am

    Kalau menurut saya, ToniJack’s lebih enak dan lebih banyak variasi dari Mc Donalds.Rasa kentangnya pun lbh gurih, ayamnya aja kurang pedes dan gurih.Tapi pada dasarnya aku lebih suka ToniJacks.

Comments

You must be logged in to post a comment.